Es Kopi

July 30, 2009

Pengen Kerja Di Luar Negeri

Filed under: Cerita Kecil — Tags: , , , — galdors @ 3:49 pm

Saat itu masih pukul 10-an pagi. Namun Muklis dan Timun malah asyik nongkrong di warung kopi belakang gedung kantor mereka. Kalau ditanya mau kemana, mereka akan menjawab penuh gaya: coffee break dong! Begitulah kelakuan mereka saban pagi hari. Tidak ada yang menganggap aneh. Tidak ada yang menganggap kelewatan. Ya, kantor tempat mereka bekerja bisa dibilang santai, maklum bukan perusahaan swasta ;) .

Muklis memesan kopi pahit kesukaannya, sementara Timun lirak-lirik cari korek buat rokok Samsu-nya. Benar-benar pagi yang santai. Tiba-tiba Muklis nyeletuk: “kerja di luar negeri enak kagak ya Mun?”. Timun yang sedang nungging-nungging nyari korek di kolong kursi malah kejedot kepalanya gara-gara denger pertanyaan temannya itu. “Heh? Luar negeri? Kesambet apa lu pagi-pagi ngomongin kerja di luar negeri? Kalo gua sih ga ada pikiran kesono Klis, lah wong bisa kerja di sini ajah udah syukur…”, jawab Timun dengan logat medoknya.

“Yah, gua penasaran aje Mun, kayanya kalo kerja di luar negeri tuh, gaji kita bakalan gede banget”, kata Muklis dengan muka mesem-mesem manyun menatap atap warung kopi yang reot. (more…)

July 28, 2009

Nantinya bukan cuma jalan tol yang harus bayar

Filed under: Cerita Kecil — Tags: , , , , , — celeg0rm @ 9:53 am

Baru baca di koran, ternyata Pemda DKI Jakarta sedang merencanakan untuk menerapkan Electronic Road Pricing (ERP) di beberapa ruas jalan utama di DKI Jakarta untuk mengurangi kemacetan. Hmm, another brilliant idea?

ERP adalah sistem elektronik dimana setiap kendaraan pribadi yang melewati ruas jalan tertentu akan dikenakan biaya tertentu, dengan harapan akhirnya pemilik kendaraan pribadi akhirnya lebih memilih menggunakan transportasi umum. (more…)

July 21, 2009

Enaknya kuliah..

Filed under: Cerita Kecil — Tags: , , , , — celeg0rm @ 10:30 am

Kalo ditanya lebih enak mana kerja sama kuliah, terlepas dari gaji yang didapat, saya akan menjawab lebih enak kuliah. Begitu juga beberapa temen yang sempat saya tanya. Bahkan ada yang menggunakan waktu kuliah malamnya sebagai tempat melepaskan stress yang didapat dari kerja seharian, dahsyat!

Mungkin banyak yang dari kita yang akan berkomentar “betah amat kuliah terus” begitu mengetahui ada rekan yang melanjutkan kuliah. Tapi terlepas dari komentar itu sebenarnya banyak dari kalangan pekerja, terutama yang berusia muda, yang merindukan saat-saat kuliah, inilah beberapa alasannya.. (more…)

July 19, 2009

Kisah Seekor Ikan Kertas – Akhir

Filed under: Cerita Kecil — Tags: , , , — galdors @ 8:00 am

Kisah dari Daishinji dan ikan kertasnya menghasilkan pelajaran bahwa pekerjaan adalah sebuah hubungan personal bukan hubungan transaksional. Hal inilah yang sebenarnya Daishinji ingin ajarkan kepada muridnya.

Daishinji melipat kertas dengan penuh kejujuran dan kesungguhan sehingga si ikan hasil lipatannya mampu berbicara kepadanya. Daishinji telah terikat dalam kontak hubungan yang personal dalam pekerjaannya. Dan Daishinji percaya pada proses penciptaan kreatifitas.

Pada awalnya si murid tak mampu memahami apa yang telah disampaikan oleh sang master. Ia tak mampu memahami apa yang dilakukan sang master karena ia melihat semuanya dengan pendekatan transaksional dimana ada tolok ukur akan suatu hasil. Tetapi Daishinji mampu menunjukkan si murid suatu perubahan ajaib di tengah lautan. Di sana, Daishinji menunjukkan bahwa keindahan dari suatu pekerjaan bukan terletak pada unsur transaksionalnya tetapi lebih kepada pemahaman bahwa kita terlibat secara personal dengan pekerjaan itu. Suatu hubungan antara kita sebagai pencipta dengan karya kita sebagai buah ciptaan kita. Sehingga hasil ciptaan kita dapat memiliki kebebasan untuk berubah menjadi suatu wujud baru yang independen. Daishinji juga menunjukkan hubungan antara seorang guru dengan murid dimana sebuah pelajaran diberikan melalui pengalaman nyata/langsung. (more…)

July 17, 2009

Kisah Seekor Ikan Kertas – Awal

Filed under: Cerita Kecil — Tags: , , , — galdors @ 3:19 pm

Ada sebuah cerita menarik.
Tentang seorang anak kecil dan seekor ikan kertas.

Zaman dahulu kala di Jepang ada seorang anak kecil yang mahir dalam seni melipat kertas (yang kini lebih dikenal dengan origami). Suatu hari anak kecil yang bernama Daishinji ini melipat seekor ikan. Ia begitu takjub dengan hasil yang dibuatnya sendiri. Seolah ikan itu adalah mahakarya seperti halnya lipatan-lipatan kertasnya yang lain. Ikan itu begitu serupa dengan ikan sebenarnya. Sungguh-sungguh bagaikan ikan yang hidup di alam nyata.

Selang sekian minggu, setelah sekian lama terdiam, ikan kertas itu mengeluarkan dua buah kata : aku kesepian.

Terkejut sekaligus senang, Daishinji kemudian memenuhi keinginan sang ikan untuk menciptakan dunia dimana ikan itu tidak akan sepi. Maka dengan keahliannya, Daishinji melipat aneka binatang laut mulai dari udang, ikan paus, karang dan laut bahkan hingga burung-burung yang berterbangan untuk menemai si ikan.

Untuk beberapa waktu si ikan tampaknya cukup bahagia. Sampai suatu hari si ikan menyadari, sedalam apapun ia menyelam, ia takkan pernah bisa merasakan air. Dan bagi dia, ini sesuatu yang aneh. Sebagai ikan bukankah seharusnya dapat merasakan lembut dan dinginnya suatu air? (more…)

Older Posts »

Blog at WordPress.com.